Dari Columbus sampai WW1: Bagaimana Amerika Jadi Kekuatan №1 Dunia (dan Apa Pelajarannya Buat Builder)
Columbus ngotot bisa sampai Asia dengan berlayar ke barat. Semua orang bilang "Loe gila, itu terlalu jauh." Mereka bener — Columbus salah hitung diame
Dari Columbus sampai WW1: Bagaimana Amerika Jadi Kekuatan №1 Dunia (dan Apa Pelajarannya Buat Builder)
Kolumbus Tidak Cari Amerika. Dia Cari Asia. Columbus ngotot bisa sampai Asia dengan berlayar ke barat. Semua orang bilang "Loe gila, itu terlalu jauh." Mereka bener — Columbus salah hitung diameter bumi. Yang dia dapet? Pulau-pulau kecil di Karibia. Bukan rempah-rempah. Bukan Asia. Tapi dia tetap pulang ke Spanyol dengan "goodies" dan bilang ke Raja, "Ada emas di sana." Raja Spanyol cuma peduli dua hal: emas dan rempah-rempah. Mission accomplished. Pelajaran pertama: Customer (Raja Spanyol) tidak peduli dengan visi besarmu. Dia cares soal value yang bisa dia lihat hari ini. Columbus deliver "gold + souls" — bukan peta akurat. Ini terjadi di mana-mana. Setiap founder bilang "tahun depan kita jadi unicorn." Investor lebih peduli, "Bulan ini revenue berapa?" Kalau kamu gak bisa deliver sesuatu yang terlihat nilainya sekarang — penemuanmu "Amerika"-nya — ya berarti kamu belum nemu apa-apa. 100 Tahun Diabaikan. Lalu Tiba-tiba …